Berita dan Acara

Mengapa Pembuktian Terbalik Diperlukan?

PDFPrintE-mail

Perilaku korupsi di Indonesia mungkin layak disamakan dengan dunia klenik dan perdukunan. Paling minimal, keduanya sama-sama erat dengan hal yang serba gaib. Cukup aneh memang kedengarannya, tapi itu suatu kenyataan pahit yang harus ditelan bulat-bulat bangsa ini.

Banyak kasus korupsi yang cepat sekali tercium bau busuknya, tapi sulit ditemukan sumber bau atau bangkainya. Sampai hari ini masih banyak kasus mega korupsi yang tak kunjung terselesaikan. Sebut saja, misalnya,  kasus bailout Bank Century yang diduga merugikan negara hampir  Rp 7 triliun. Dugaan korupsi yang terkait dengan proses bailout tersebut makin menguat menyusul dimenangkannya mantan investor Bank Century, Hesham Al Waraq dan Rafat Ali Rizvi yang melawan pemerintah di dewan  Arbitrase Internasional—Internasional Center for Settlement of Investment Disputes (Tribunnews http://www.tribunnews.com/2011/09/10/hesham-rafat-menang-di-pengadilan-arbitrase).

Bukan hanya kasus Bank Century, kasus dugaan mega korupsi lain seperti “rekening gendut” pejabat tinggi Polri, mafia perpajakan yang mengemuka lewat kasus Gayus Tambunan, dan paling mutakhir, dugaan korupsi dalam penetapan APBN di DPR, yang terendus lewat kasus penyuapan pembangunan Wisma Atlet yang melibatkan mantan anggota DPR, Muhammad Nazaruddin, juga belum terungkap atau belum menyentuh otak pelaku atau “pemain” sesungguhnya yang diduga berasal dari para elit partai berkuasa saat ini.

Asas Praduga Tidak Bersalah
Sulitnya pemberantasan korupsi di Indonesia, selain tentu saja karena lemahnya penegakan hukum oleh pemerintah dan otoritas hukum, ditengarai juga karena penanganannya yang masih biasa-biasa saja. Maksudnya, belum ada terobosan hukum yang diupayakan oleh pemerintah agar korupsi benar-benar dapat diberantas.

Dalam upaya mencari keadilan, asas praduga tidak bersalah (presumption of innocent) menjadi kredo hukum utama. Prinsip ini menempatkan setiap orang berstatus tidak bersalah di muka hukum sampai ada fakta yang membuktikannya bersalah. Prinsip ini berlaku hampir di belahan bumi mana pun. Tujuannya, untuk melindungi hak azasi manusia seseorang yang tidak boleh dikurangi dalam situasi dan kondisi apa pun. Nilai ini dijamin oleh nilai-nilai agama, budaya, maupun tata pergaulan internasional.

Sayangnya, prinsip tersebut tidak bekerja secara maksimal begitu dihadapkan pada kasus-kasus korupsi di Indonesia yang serba gaib. Para elit pemerintah yang terindikasi korupsi mudah sekali berkelit dari jeratan hukum dengan berbagai cara, termasuk mengorbankan anak buahnya. Hal ini dimungkinkan karena setiap pejabat pemerintah yang terindikasi korupsi tidak punya kewajiban untuk membuktikan bahwa harta yang dimilikinya dan istri atau suami serta anak-anaknya benar-benar didapat dengan cara yang halal, terlepas apakah kekayaannya yang berlimpah ternyata tidak seimbang dengan penghasilan jabatannya, pun meski sudah ditambah dari sumber pendapatan lain jika memang ada.

Hadirnya UU No. 31 Tahun 1999 dan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) memang sempat memberikan secercah harapan dalam upaya pemberantasan korupsi di tanah air. Kedua undang-undang tersebut memungkinkan dilakukannya semacam pembuktian terbalik oleh terdakwa di muka pengadilan. Sayangnya, secara operasional undang-undang tersebut berlaku sekadar untuk memperkuat alat bukti yang sudah ada bagi seorang terdakwa. Undang-undang tersebut tentu saja tidak dapat menjerat seseorang yang berstatus sebagai terduga, apalagi jika masih sebagai tersangka.

Pembuktian Terbalik
Beberapa pihak memang mengkhawatirkan pemberlakuan pembuktian terbalik akan mengurangi bahkan melenyapkan hak azasi yang dimiliki oleh seseorang. Namun, banyak pula pihak yang menganggap bahwa justru untuk kasus-kasus korupsi, penggelapan, dan pencucian uang yang pembuktiannya kerap sulit dilakukan, hal itu perlu diatur dalam undang-undang yang lebih jelas dan spesifik.

Salah satu pihak yang menganggap perlu diterapkannya asas pembuktian terbalik untuk kasus-kasus kasus korupsi, penggelapan, dan pencucian uang adalah Majlis Ulama Indonesia (MUI). Dalam Musyawarah Nasional VIII, Komisi Fatwa MUI melahirkan fatwa mengenai Penerapan Asas Pembuktian Terbalik (Lihat buku Himpunan Fatwa MUI Sejak 1975, Jakarta: Erlangga, 2011, h. 547-554).

Preseden hukum yang dijadikan referensi oleh MUI adalah kasus dakwaan tindak perkosaan yang dituduhkan kepada Nabi Yusuf AS. Dalam pengadilan, Nabi Yusuf AS pun membuktikan bahwa tuduhan yang dialamatkan kepadanya tidak benar. Koyaknya pakaian beliau di bagian belakang, bukan di bagian depan, memperkuat hal itu. MUI juga mengutip ijtihad yang pernah dilakukan Umar bin Khattab ketika pada suatu ketika beliau meminta pembuktian kepada Abu Hurairah atas harta yang dimilikinya, apakah didapat dengan jalan halal atau sebaliknya.

Meski secara umum, seorang terdakwa dalam mekanisme hukum Islam hanya dituntut bersumpah untuk menolak segala tuduhan terhadapnya. Mengacu pada dua preseden hukum di atas, dalam pertimbangannya MUI menilai bahwa pembuktian terbalik sangat diperlukan. Terutama untuk memudahkan pengusutan kasus-kasus yang pembuktian materialnya sulit dilakukan, seperti kasus korupsi, penggelapan, dan pencucian uang. [Andriansyah]

Hits: 7038
Komentar (0)add comment

Tulis komentar
Anda harus login untuk menulis komentar. Silahkan mendaftar jika Anda tidak punya akun. Buat akun/Login?

busy
Terkait

Berlangganan Info Buku Erlangga

Nama:
Email:
make up natural cara make up make up tutorial make up korea make up minimalis make up artis make up mata belajar make up make up wardah make up wisuda alat make up makeup forever indonesia makeup artist jakarta tips make up barbie make up natural make up make up wajah make up pesta make up pengantin make up syahrini makeup mata makeup minimalis peralatan make up make up cantik make up mac make up kit jual make up make up sederhana perlengkapan make up gambar make up vidio make up cara makeup minimalis wardah make up make up pac make up glamour cara memakai makeup make up panggung harga make up make up modern make up alami make up dasar pixy make up make up muslimah make up oriflame make up jepang makeover cosmetic make up ultima make up sariayu grosir make up makeup fantasi makeup pesta tas makeup langkah make up make up pria make up malam alat makeup tahapan make up produk make up shading make up mak up make up kebaya make up jilbab make up inez make up simpel contoh make up cara ber makeup makeup wajah tanpa make up make up terbaru toko make up mac makeup indonesia make up soft urutan make up trik make up makeover makeup brand gusnaldi make up paket make up panduan make up jual makeup brush make up bagus alat2 make up make up gusnaldi aplikasi make up alat alat makeup dasar make up inez make up peralatan makeup make up wanita make up berjilbab make up tebal sejarah make up make up maybeline make up branded make up siang tata cara makeup reseller make up make up muslim make up maybelin warna make up tips make up artist rias make up make up mata make up artis belajar make up make up artist kursus make up kuas make up make up forever indonesia jual make up mac indonesia make up make up artist indonesia harga make up forever jual make up online make up pac make up forever jakarta make up oriflame jual make up forever make up online shop indonesia harga make up sekolah make up grosir make up harga make up maybelline jual make up murah make up terbaru mak up mac make up indonesia sofia make up make up kit murah mac makeup indonesia produk make up jual make up kit make up store indonesia make up forever academy jakarta toko make up online jual make up set jual make up mac make up beauty jual make up branded produk make up mac make up forever harga make up mac indonesia produk make up artis jual make up palette produk make up forever make up palette murah Professional Makeup Make Up Jogja Make Up Yogyakarta Make Up Make Up Artist Yogyakarta Professional Makeup Artist Yogyakarta Indonesian Professional Makeup Artist Makeup Artist Sosialita Yogyakarta Wedding Make Up Yogyakarta Rias Pengantin Bridal Yogyakarta Yogyakarta Wedding Make Up Rias Pengantin Yogyakarta Rias Paes Ageng Yogyakarta Rias Jogja Putri Make Up Prewedding Yogyakarta Make Up Wisuda Yogyakarta Rias Wisuda Yogyakarta Make Up Pesta Yogyakarta Makeup Prom Night Yogyakarta Makeup Show Panggung Yogyakarta Make up TV Photoshoot Yogyakarta Make Up Lamaran Yogyakarta Make Up Muslimah Yogyakarta Bridal Yogyakarta Wedding Muslim Yogyakarta Rias Pengantin Muslim Yogyakarta Self Make Up Course Yogyakarta Kursus Makeup Pribadi Yogyakarta Jasa Makeup Artist Yogyakarta Perias Yogyakarta,Pakar Kecantikan Yogyakarta Indonesia Ahli Kecantikan Yogyakarta Indonesia Guru Kecantikan Yogyakarta Indonesia Trainer Kecantikan Yogyakarta Indonesia Trainer Makeup Yogyakarta Indonesia Pelatih Make Up Yogyakarta Indonesia Guru Makeup Yogyakarta Indonesia Ahli Makeup Yogyakarta Indonesia Professional Makeup Yogyakarta Indonesia Best Beautypreneur Terbaik Indonesia Makeup Artist Terbagus Yogyakarta Makeup Artist Terbaik Yogyakarta Wedding Henna Bridal Henna Make Up Class Yogyakarta Makeup Class Idul Fitri Yogyakarta Makeup Class Natal Yogyakarta Makeup Class Tahun Baru PROFESSIONAL MAKE UP ARTIST YOGYAKARTA

@BukuERLANGGA

Customer Care

021 - 8383 1000 Belanja Buku

Technical Support 1
Technical Support 2

Launcher Erlangga.co.id
http://erlangga.co.id/bb
http://erlangga.co.id/android