PDFPrintE-mail

Puisi dan Pantun


Puisi adalah salah satu ragam sastra yang disampaikan dengan monolog, memiliki makna yang tersirat, dan penggunaan kata-kata yang cenderung konotatif. Kata-kata yang cenderung konotatif inilah yang membuat puisi selalu menggunakan berbagai gaya bahasa untuk menyampaikan isi hati yang diungkapkan seseorang.

  • Majas adalah bahasa kias ang dipergunakan untuk memperoleh efek tertentu dari suatu benda atau hal lain yang lebih umum. Dengan kata lain, penggunaan majas tertentu dapat mengubah, serta menimbulkan nilai rasa atau konotasi tertentu (Tarigan, 1995: 112). Soemardjo dan Saini K.M. (1991: 127) juga mengatakan bahwa majas adalah cara menggunakan bahasa agar daya ungkap atau daya tarik atau sekaligus keduanya bertambah. Ada lima majas yang biasa digunakan yaitu majas perbandingan, majas hiperbola, majas litotes, majas ironi, majas aliterasi.
  • Pribahasa adalah kalimat yang tetap susunannya dan mengiaskan maksud tertentu. Ungkapan tersebut dapat berupa nasihat, prinsip hidup, dan aturan tingkah laku. Adapun pantun merupakan puisi lama yang terdiri atas empat larik dan rma yang akhir polanya a-b-a-b. Dua larik pertama adalah sampiran, sedangkan dua larik terakhir merupakan isi.
  • Ungkapan adalah kelompok kata yang menyatakan makna khusus dan tidak dapat diterjemahkan secara harfiah ke dalam bahasa dan situasi lain. Ungkapan disebut juga dengan idiom.



Most Read Articles

Kontak Kami

PT. PENERBIT ERLANGGA

Jl. H. Baping Raya No. 100
Ciracas, Jakarta Timur 13740
Telp. (021) 871 7006
Fax. (021) 877 946 09
Whatsapp. 08191-1500-885
Hotline. 1500-885


esis emir