PDFPrintE-mail

Mendampingi Anak Sukses Menghadapi UN

Menjelang Ujian Nasional, tidak saja para peserta didik dan para guru yang tengah dilanda sindrom kecemasan UN, melainkan juga para orang tua. Orang tua juga merasa harap-harap cemas, takut jika anaknya tidak lulus Ujian Nasional ataupun Ujian Sekolah. Ya, bagaimanapun anak adalah harapan terbesar dari orang tua. Tentu, tidak ada orang tua yang ingin melihat anaknya gagal, bukan?

Namun sayangnya, ketika menghadapi situasi yang demikian, sebagian orang tua masih menganggap bahwa dirinya hanya perlu menyuruh, mengingatkan, dan menekan anak untuk terus belajar. Sementara, para orang tua sibuk dengan aktivitasnya sendiri. Sikap kita yang demikian, justru akan membuat anak merasa dirinya berjuang dan menanggung beban sendirian. Jadi, tidak heran jika banyak anak yang merasa stres ketika akan menghadapi Ujian Nasional.

Lalu, bagaimana orang tua harus bersikap?

Orang tua yang bijaksana tentu akan sangat mengerti bahwa momen ini adalah salah satu momen terberat yang harus dihadapi oleh anak. Jadi, sebisa mungkin para orang tua bisa meningkatkan sikap empati pada anak dengan cara meluangkan waktu untuk mendampinginya belajar. Bukan sebagai penjaga ataupun pengawas, melainkan sebagai sahabat atau mitra  belajar anak.

Memang, tidak bisa dimungkiri bahwa kemungkinan besar para orang tua telah lupa atau tidak paham dengan materi pelajaran anaknya. Tak apa, karena itu tidak terlalu penting. Materi sudah didapat anak dari sekolah ataupun lembaga bimbingan belajar. Yang dibutuhkan anak dari orang tuanya adalah dukungan dalam bentuk waktu, perhatian, dan doa.

Bila orang tua cukup sibuk dengan pekerjaan di kantor, orang tua bisa meluangkan waktu sejenak tiap hari untuk sekedar memberi semangat pada anak, atau bisa juga sambil mendampinginya belajar. Bisa sambil membaca ataupun dengan kegiatan lain. Selain itu, orang tua juga berperan untuk turut menciptakan lingkungan yang kondusif untuk belajar anak. Seperti misalnya, ketika jam belajar anak, orang tua rela untuk meninggalkan kebiasaannya menonton televisi agar anak tidak terganggu.

Meluangkan waktu untuk mendampingi anak belajar juga akan membuat orang tua lebih peka terhadap kondisi anak. Orang tua bisa dengan mudah mendeteksi apakah anak mulai lelah, jenuh, atau bahkan stres. Saat ini terjadi, tentu para orang tua bisa mengalihkan sejenak perhatian anak pada sesuatu yang lebih menyenangkan. Dengan begitu, stresor anak akan mudah untuk diatasi.

Dalam usahanya untuk mendampingi anak sukses Ujian Nasional, hal lain yang juga perlu dilakukan oleh orang tua adalah memastikan bahwa proses belajar anak telah didukung oleh buku-buku penunjang yang berkualitas. Karena bagaimanapun, kesiapan dalam hal materi dan kecakapan anak adalah hal penting.

Kini, Anda tak perlu khawatir ataupun bingung, karena Penerbit Erlangga selalu memberikan yang terbaik untuk peningkatan kualitas anak Indonesia. Salah satunya adalah buku Erlangga Fokus UN SMA 2017 Program IPA. Dengan buku ini, anak akan diajak untuk memahami poko bahasan dari rangkuman materi yang disajikan. Beragam latihan dengan tipe soal yang berbeda, disertai dengan pembahasan juga menjadi sarana latihan yang pas bagi anak. Tidak hanya itu, buku ini juga dilengkapi dengan prediksi UN 2017, jadi anak bisa berlatih mengerjakan soal UN dengan cara mandiri.

Nah, bagi putra-putri Anda yang sekolahnya akan menggunakan UNBK, buku ini juga sangat cocok untuk jadi pilihan. Karena buku ini juga dilengkapi CD yang berisi 3 paket simulasi UN CBT untuk masing-masing pelajaran. Terdapat pula kuis berhadiah yang bisa diikuti dengan hadiah utama berupa Notebook DELL Inspiron 14 3000 series (3452).

Ujian Nasional memang bukan segalanya, melainkan hanya sebuah tahapan pendidikan. Jika kita sadari,  di dalamnya terdapat sebuah fase penanaman dan pembentukan kesehatan mental dan kekuatan karakter.

Most Read Articles

esis emir