Kategori Komunitas

Juara 3 Teacher of the Year 2010: Ernawati Agustin

PDFPrintE-mail

Guru dengan Segudang Prestasi

Guru favorit Bravo! kali ini adalah Ibu Ernawati Agustin atau yang akrab disapa Ibu Erna. Ibu Erna lahir di Sleman 23 Juli tahun 1972. Saat ini ia mengajar di TK Indriyasana Babadan, Yogyakarta. Ia adalah lulusan terbaik dari Sekolah Pendidikan Guru Taman Kanak-Kanak I, Yogyakarta.  Mengajar bukanlah hal yang asing baginya. Sejak duduk di bangku sekolah ia kerap memberikan keterampilan menyanyi dan menari pada anak-anak yang kurang beruntung di sekitarnya. Bahkan untuk meningkatkan kemampuannya mengajar anak-anak, ia meneruskan sekolahnya dan mengambil  Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Sebagai guru ia terus berinovasi dalam mengajar. Ia memadukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan lingkungan pedesaan di sekitarnya. Misalnya dengan mengajak anak-anak berjalan-jalan di sawah.  Di sana ia bisa sambil mengajarkan anak-anak bahasa Inggris dari benda-benda di sekitarnya.  Lalu di sekolah ia mengajak anak-anak menonton film tentang pertanian dan menjelaskan seluk-beluk dunia pertanian. Dengan cara seperti ini tentunya berbagai ilmu dapat  terserap dengan baik oleh anak-anak.

Ibu Erna juga memberikan materi dengan mengajak anak-anak langsung ke lapangan. Misalnya mengajak mereka ke kantor pos untuk melihat bagaimana para petugas di sana bekerja atau berkunjung ke pasar untuk  melihat proses jual beli. Mengajar seperti ini baginya ini lebih efektif untuk anak-anak dibandingkan hanya menjelaskan teori di kelas. Bukan hanya itu, sejak dini  Ibu Erna juga selalu mengajarkan para murid menghargai perbedaan. Ia mencoba membuat anak-anak yang berbeda agama dan latar belakang menjadi dekat satu sama lain. Jadi diharapkan anak-anak memiliki keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan juga moral.

Bicara mengenai prestasi, tentu prestasinya tidak diragukan lagi. Ibu Erna adalah juara II guru berprestasi provinsi Yogyakarta. Ia juga pernah menjadi finalis guru kreatif se-Jawa Tengah. Berbagai perlombaan seperti lomba pidato, karya cipta puisi, dan masih banyak lagi pernah ia menangkan. Kecintaannya pada dunia anak mengantarkannya menjadi guru yang punya segudang prestasi.

Most Read Articles

esis emir