Bersama Rohis Meraih Prestasi


KEBERADAAN organisasi keagamaan Kerohanian Islam (Rohis) sebagai bagian dari struktur OSIS. Seiring perkembangan lingkungan pendidikan di era reformasi, keberadaan Rohis menjadi lebih menonjol dibandingkan dengan unit kegiatan ekstrakurikuler lainnya di sekolah.

Fungsi kegiatan Rohis di sekolah ialah memotivai sekolah untuk mengembangkan potensi di bidang keagamaan yang berkompetensi meningkatkan prestasinya, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.

Pada Peraturan Menteri Agama Nomor 211 Tahun 2011 tentang Pedoman Pengembangan Standar Nasional Pendidikan Agama Islam pada sekolah, menyebutkan bahwa salah satu jenis kegiatan ekstrakurikuler PAI adalah kegiatan Rohis, yang pada intinya befungsi sebagai forum mentoring, dakwah, dan sharing untuk memperkuat keislaman peserta didik.

Perjalanannya sebagai sebuah organisasi, Rohis mampu memainkan peran yang juga sama dengan organisasi lainnya. Pada awalnya, kegiatannya lebih bersifat kultural dan seremonial.  Sebagai sebuah organisasi otonom di sekolah. Rohis melakukan mekanisme regenerasi sendiri. Setiap sekolah berbeda-beda pola rekrutmen pengangkatannya.

Pembahasan mengenai generasi milenial terus bermunculan. Milenial adalah generasi yang tumbuh seiring perkembangan teknologi, khususnya internet dan gadget. Menjadi muda di zaman now adalah menjadi manusia yang dituntut tetap adaktif terhadap berbagai fleksibilitas zaman, tetapi tetap membenamkan akar diri ke dalam tanah ibu pertiwi. Tetap berbangga  dan bersemangat menjalankan peran publik yang berpotensi menebar inspirasi bagi banyak orang.

Dalam salah satu perspektif, generasi muda diidentikan dengan generasi yang sangat suka berkutat di media sosial. Banyak prediksi dan proyeksi yang mengatakan bahwa generasi milenial akan sangat berpengaruh dalam proses perubahan dan perkembangan dunia untuk waktu-waktu mendatang seiring pesatnya perkembangan teknologi.

Indonesia hari ini dan masa mendatang, berbeda dengan Indonesia lima tahun yang lalu. Perubahan yang signifikan terjadi dari struktur demografi penduduk Indonesia. Fenomena generasi milenial bukan hanya di Indonesia, tetapi merupakan fenomena global. Survei Deloitte tahun  2017 terhadap 8.000 generasi milenial di tiga puluh negara, termasuk Indonesia, ada kelompok faktor yang menjadi kegelisahan generasi milenial dunia, yaitu peperangan dan terorisme, kesehatan, dan ketidaksetaraan pendapatan, serta kejahatan dan korupsi.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Dr.(HC) H. Imam Nahrawi mengatakan generasi milenial harus semakin paham soal potensi bahaya radikalisme dan terorisme terhadap NKRI di kalangan pemuda. Terkait bidang ekonomi, bekerja sama dengan kementerian terkait, penulis terus mendorong generasi milenial menjadi wirausaha tangguh. Kita bisa melihat banyak startup dihuni oleh generasi milenial, baik yang bergerak di bidang digital maupun yang konvensional.

Untuk mampu bersaing, milenial tidak hanya membutuhkan kecakapan, tetapi juga kreativitas. Nadiem Makarim salah satu contoh milenial yang mampu merespons tantangan zaman, Go-jek adalah buah karyanya. Sosok milenial creative lainnya adalah Ferry Unardi ynag merupakan pendiri Traveloka. Satu lagi Ahmad Zaky pendiri Bukalapak merupakan perusahaan situs layanan jual beli online.

Di dalam Alqur’an sendiri diterangkan bahwa sosok pemuda layak diberikan kepemimpinan dan pelapor perubahan karena potensi alaminya. Pada organisasi ekstrakurikuler untuk anak muda terdapat istilah mentoring. Kegiatan ini dianggap menjadi salah satu metode pendekatan (approach) pembinaan agama dan moral yang efektif. Di beberapa sekolah dan daerah, kegiatan ini terbukti dapat mencegah tawuran pelajar sekolah.

Organisasi Islam sangat tepat untuk mewadahi siswa khusus yang beragama Islam dalam pembentukan religius dan kejujuran siswa. Persoalan lain yang perlu diantisipasi oleh pengurus/anggota Rohis di SMA dan SMK adalah kemungkinan masuknya paham-paham radikal yang mengatasnamakan agama.

Komitmen Rohis wujudkan Islam ramah, damai, dan toleran yang disampaikan pada Perkemahan Rohis Nasional ke-2 tanggai 2-6 Mei 2016 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta dan menghasilkan Piagam Cibubur. Piagam diikrarkan oleh 2.000 anggota Rohis di acara penutupan perkemahan Rohis.

Judul : Pedoman Pembinaan Rohis Di Sekolah Dan MADRASAH

Penulis : Nasrullah Nurdin

Penerbit : Emir Cakrawala Islam

Terbit : 2018

Tebal : XX + 153 Halaman

Resensi 12 November 2018

Most Read Articles

esis emir