Penerbit Erlangga Gelar Kontes Guru Online Se-Indonesia Juara I Diraih Guru SD dari Trenggalek

PDFPrintE-mail

MEMBANGGAKAN: Ketua Kantor Penerbit Erlangga Tulungagung-Trenggalek Septian Rumansyah menyerahkan hadiah Rp 5 juta kepada juara I Kontes Guru Online, Randy Handy Abdillah, di kantor disdikpora kemarin (11/6).

MEMBANGGAKAN: Ketua Kantor Penerbit Erlangga Tulungagung-Trenggalek Septian Rumansyah menyerahkan hadiah Rp 5 juta kepada juara I Kontes Guru Online, Randy Handy Abdillah, di kantor disdikpora kemarin (11/6). (HENNY SURYA AKBAR PURNA PUTRA/RADAR TRENGGALEK)

KOTA, Radar Trenggalek - Kontes Guru Online se-Indonesia yang diadakan penerbit buku Erlangga dimenangkan oleh Rendra Handy Abdillah. Guru SDN 1 Ngembel, Kecamatan Watulimo, ini meraih juara I, mengalahkan 1.349 kontestan dari seluruh tanah air.

Kemarin hadiah senilai Rp 5 juta diserahkan oleh Kepala Kantor Erlangga Tulungagung-Trenggalek Septian Rumansyah. Penyerahan hadiah berlangsung di kantor dinas pendidikan  pemuda dan olahraga (dikpora), didampingi Kabid Pembinaan Sekolah Dasar Dikpora Trenggalek Siti Zaenab.

Septian Rumansyah menjelaskan, sebanyak 1.350 kontestan guru di seluruh Indonesia turut berpartisipasi dalam Kontes Guru Online tersebut. Kontes dibuka sejak pertengahan Januari hingga 11 Maret 2020 lalu. Output dari kontes itu tak lain adalah mencari guru yang paling inovatif dalam membuat video pembelajaran online. “Memang ada berbagai kriteria penilaian, salah satunya guru yang bisa membuat video yang mudah dimengerti dan dipahami murid,” ucap Septian.

Tujuan kontes ini, lanjut Septian, adalah memberikan ruang bagi para guru untuk saling berkompetisi membuat model pembelajaran online yang paling menarik dan efektif. Tak dimungkiri, sambung dia, model pembelajaran online di Indonesia masih cukup baru karena dampak dari pandemi Covid-19. “Harapannya, kontes itu juga sebagai pendekatan dengan para guru juga agar terus semangat dalam dunia pendidikan,” kata dia.

Rupanya Kontes Guru Online bukanlah satu-satunya kontes di masa pandemi Covid-19. Menurut Septian, masih ada kontes-kontes lain khususnya untuk para guru, mulai jenjang TK hingga SMA. Tema yang diambil kurang lebih sama, yakni masih dalam ranah pembelajaran online. ”Tema-tema online itu dipilih karena memang masih ada pandemi Covid-19,” ujarnya.

Kabid Pembinaan Sekolah Dasar Siti Zenab mengapresiasi prestasi yang membanggakan ini. “Kami berharap akan semakin banyak guru yang kreatif mengajar di masa pandemi Covid-19,” ujar Zaenab. (*)

Sumber: https://radartulungagung.jawapos.com/

Most Read Articles

esis emir