Penerbit Erlangga Kembangkan Fasilitas Belajar Sekolah Sipoholon

PDFPrintE-mail

Penerbit Erlangga melalui program Decentralized Basic Education (DBE) yang diprakarsai lembaga kemanusiaan USAID mengembangkan fasilitas belajar beberapa sekolah di wilayah Sipoholon, Sumatera Utara. Pelaksanaan program ini berupa pemberian sarana pendidikan, pengembangan fasilitas belajar seperti lapangan olahraga serta program pendampingan proses mengajar.

Bantuan yang disampaikan tersebut merupakan salah satu wujud kepedulian Penerbit Erlangga untuk memajukan dunia pendidikan khususnya di daerah terpencil. Penerbit Erlangga sebagai bagian dari dunia pendidikan Indonesia merasa terpanggil untuk meningkatkan kualiltas pendidikan nasional melalui program yang ada.

Pada dasarnya program pengembangan sarana pendidikan wilayah terpencil yang diselenggarakan Penerbit Erlangga ditujukan untuk seluruh wilayah yang membutuhkan. Sebelum memberikan bantuan Penerbit Erlangga melakukan penilaian terhadap kebutuhan masing-masing sekolah dan wilayah. Dari berbagai data yang diterima maka dipilihlah beberapa sekolah di Sipoholon yang dinilai perlu dibantu lebih dulu. Penilaian ini ditentukan bersama antara pihak Penerbit Erlangga, AUSAID serta pihak Departemen Pendidikan Nasional.

Setelah dilakukan penilaian secara seksama maka ditetapkan bantuan akan lebih dulu diserahkan kepada SDN 176331 Lumbansoit, SDN 173132 dan 173146. Nantinya akan ada sekitar sepuluh sekolah yang akan menerima bantuan serupa.

Kepada sekolah yang menerima bantuan Penerbit Erlangga memberikan seperangkat alat pendidikan berupa satu set notebook berikut sambungan internet, membangun kembali fasilitas olahraga yang sudah rusak serta memberikan perangkat pembelajaran interaktif untuk mata pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris serta memberikan pelatihan active learning kepada para pengajar di wilayah tersebut. Pelatihan disampaikan oleh fasilitator Penerbit Erlangga yang sudah berpengalaman.

Kepada para pengajar Penerbit Erlangga memberikan pelatihan teknik mengajar interaktif dengan metode PAKEM (Pendidikan Aktif, Kreatif dan Menarik).

 

Most Read Articles

esis emir