Cara Tepat Membentuk Karakter Anak Sejak Dini

PDFPrintE-mail

Perkembangan dan pertumbuhan si Kecil memang selalu menarik untuk dibahas. Usia dini merupakan masa awal yang paling penting dan fundamental dalam proses pertumbuhan dan perkembangan si Kecil untuk menjadi Resilient. Pasalnya, si Kecil melewati berbagai fase penting dan mendasar dalam kehidupan anak. Beberapa orang mengatakan pada saat usia dini si Kecil akan masuk ke dalam masa keemasan atau yang dikenal dengan nama periode golden age.

Menurut Ratih Ibramim, psikolog dan Board of Expert Dancow Parenting Center, anak butuh eksplorasi untuk mengembangkan bakatnya. Cara tersebut dapat membuat ruang belajar anak jadi lebih luas.

“Kebanyakan ibu karena terlalu sayang dengan anaknya, selalu melarang anak untuk mencoba sesuatu yang baru. Sebaiknya tidak begitu,” ujar Ratih di Jakarta (7/2/2019).

Dalam pembentukan karakter anak, orang tua memegang peran yang sangat penting untuk menjadi rolemodel bagi si anak. Orang tua juga harus membentuk karakter anak agar si anak tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan berani. Berikut cara membentuk karakter anak:

  • Pendidikan Agama

Dimanapun anda berada dan apapun agama yang dianut, pendidikan aan takut mengenai Tuhan, bagaimana anda beribadah dan memiliki keyakinan harus ditanaman dari kecil. Mengajak mereka pergi ke masjid, gereja dan lainnya.

  • Tidak Terlalu Memanjakan

Anak yang hanya tahu merengek dan terkabul keinginannya akan menjadi karakter yang lemah, cepat putus asa, dan memiliki ego yang besar. Cobalah untuk memikirkan jangka panjang akan sikap dan sifat mereka, jangan selalu biasakan untuk memberikan mainan atau apa yang mereka inginkan.

  • Mengakui Kesalahan

Orang tua yang selalu membela anak ketika salah sebenarnya telah membuat anak menjadi seorang pengecut. Ajari si kecil untuk selalu mengakui kesalahan dan meminta maaf kalau ia melakukan kesalahan.

  • Sikap Pemimpin

Jika rasa peduli sudah tercipta, diharapkan akan menumbuhkan sikap kepemimpinan. Untuk itu Bunda perlu mengajarkan kedisiplinan dan kemandirian bagi anak. Contohnya ajak anak merapihkan mainannya dan tempat tidurnya.

  • Lakukan Hal Kreatif

Jika anak terus mencoba hal baru dan bereksplorasi, anak pasti akan tumbuh kreatif, Menggambar atau bermain cap tangan bisa Bunda coba lakukan agar anak kreatif.

Most Read Articles

esis emir