Dasar-dasar Manajemen Investasi

DIAWALI dengan dasar-dasar Manajemen Investasi. Terdapat banyak cara agar dana kita dapat menghasilkan lebih banyak uang, seperti dengan menginvestasikan dana tersebut ke dalam bentuk saham, obligasi, reksadana, emas, property, bahkan memulai bisnis sendiri yang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing namun memiliki tujuan yang sama yaitu menempatkan sebagian dana agar memperoleh imbal hasil yang lebih besar.

Analisis dan pembahasan yang akan didiskusikan dalam buku ini terarah pada investasi asset-aset keuangan, yaitu pada sekuritas yang dapat diperdagangkan (marketable securitas) dengan mudah, dan biaya transaksi yang rendah pada pasar yang terorganisasi dengan baik dan aman.

Pada bab 2 Pasar Modal dan Instrumennya mengulas pengertian pasar modal, mekanisme transaksi di pasar modal, dan instrumen pasar modal. Pasar modal adalah suatu sistem keuangan yang terorganisasi termasuk di dalamnya bank-bank komersial dan semua lembaga perantara di bidang keuangan, serta keseluruhan surat-surat berharga yang beredar (Keputusan Menteri Keuangan No. 154, 1990).

Seiring meningkatnya tren liberalisasi pasar modal dunia dan semakin terintegrasinya perekonomian dunia saat ini, keberadaan pasar modal memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian suatu Negara. Materi bab 3 Investasi di Pasar Modal diawali dengan diskusi mengenai perkembangan pasar modal Indonesia, yaitu Bursa Efek Indonesia (BEI). Selanjutnya akan didiskusikan tentang institusi-institusi pendukung dari BEI dalam melaksanakan operasionalnya.

Bab 4 Konsep dan Teori Dasar Manajemen Investasi membahas tentang konsep-konsep dan dasar-dasar teori penting manajemen investasi, yang meliputi konsep imbal hasil (return) dan resiko investasi. Selanjutnya konsep-konsep dan teori dasar yang digunakan dalam menilai imbal hasil dan risiko akan membantu Anda memahami bagaimana membangun atau membentuk portofolio sebagai upaya nyata menekan risiko yang dapat dilakukan melalui pemilihan sekuritas yang mampu membangun portofolio yang efektif dalam investasi di pasar modal.

Bab 5 hingga bab 10, masing-masing membahas mengenai Konsep dan Teori Dasar Portofolio; Teori Investasi; Analisis dan Strategi Pengelolaan Saham; Penilaian Harga Saham dan Strategis; Analisis Peniliaian Harga Obligasi; serta Investasi Pasar Derivatif.

Analisis Transaksi Opsi dikupas di Bab 11 Opsi (option) adalah suatu perjanjian atau kontrak antara penjual opsi (seller atau writer) dengan pembeli opsi (buyer), di mana penjual opsi menjamin adanya hak (bukan kewajiban) dari pembeli opsi untuk membeli atau menjual sekuritas tertentu pada waktu dan harga yang telah ditentukan.

Pada bab 12 diulas mengenai Analisis Transaksi Swap. Menurut kamus bahasa swap berarti barter atau pertukaran, di mana kata swap sendiri berasal dari bahasa Inggris. Swap adalah kesepakatan antara dua pihak (perusahaan) untuk saling mempertukarkan arus kas di masa tertentu (selama kurun waktu tertentu) yang akan datang.

Bab 13 menjelaskan Analisis Transaksi Forward. Di Indonesia kontrak forward (kontrak serah) dibuat atas dasar kesepakatan dua belah pihak yang bertransaksi dan dapat dilakukan di mana saja, berbeda halnya dengan kontrak futures (kontrak berjangka) yang telah diterapkan secara standard dan hanya dapat diperdagangkan di bursa berjangka.

Analisis Transaksi Futures, Analisis Sekuritas Teknikal dan Analisis Fundamental dibahas pada Bab 14, 15, dan 16.

Judul               : Manajemen Investasi

Penulis             : Mahyus Ekananda

Penerbit           : Erlangga

Terbit               : 2019

Tebal               : X + 494 Halaman

Sumber            : Harian Fajar Makassar

Most Read Articles

esis emir