Sekelumit Kehidupan Atalia Praratya

Tema Tentang Cinta mengurai tentang ketulusan perjalanan, pelajaran, kasih sayang dan merawat cinta.Di pelajaran misalnya, kehidupan mengajarkan jangan mencintai dengan terlalu, jangan membenci dengan terlalu dan jangan mempercayai dengan terlalu.Karena, sesuatu yang membuat kita gelap mata, terlupa, terlena bisa jadi membuat kita kecewa, merana, bahkan sengsara.Semua secukupnya saja.



Kemudian merawat cinta.Perbedaan antara suka dan cinta.Buddha menjawabnya dengan indah jika kamu menyukai bunga maka kamu akan memetiknya.Tapi jika kamu mencintai bunga, maka kamu akan menyiramnya setiap hari.Artinya, jangan bilang cinta indonesia, kota kelahiran, cinta akang, cinta teteh, cinta mamah, cinta anak-anak, kalau tidak mau merawat, menjaga dan melindunginya dengan kasih sayang.

Tentang Pasangan Hidup, merupakan tema yang berisikan pejuangku saling melengkapi, memuliakanibu, nalutiistri, usaha, penjagaku, all out, besok diet serta jangan mimpi.Laki-laki berharap istri yang sempurna.Perempuan berharap memiliki suami yang sempurna.Namun, mereka lupa, bahwa Tuhan menciptakan manusia berpasangan untuk saling melengkapi satu sama lain.

Jika kamu memilih pasangan, lihatlah dari bagaimana caranya memuliakan ibunya Karena, seseorang  yang memuliakan ibunya adalah seorang penyayang yang menghargai kehidupan.Di kisah penjagaku cukup menggelitik,bagi Atalia, sekarang ia tahu mengapa genggaman suami begitu erat kepada istrinya ketika berada di mal.Bisa jadi terlihat romantik, tapi sebetulnya khawatir belok-belok dan belanja tidak terkontrol.Waspadalah....waspadalah....

Dikisah all out, meskipun saya lagi riweuh(sibuk) saya akan akan datang dengan segera meski harus berjuang terpisah melewati sawah, gunung, laut, hutan, hujan, badai, akan selalu iklhas menjalani, dan meski lelah akan selalu bahagia.Nah, bocoran untuk para pria.Kami wanita, akan selalu all out untuk sang pujaan hati.Asal..... mintalah kepada kami dengan cara baik.Jangan lupa uang belanja kondisikan.....#teteep.

Kisah cerminan diri, peniru ulung, teladan, aman terkendali, sekolah, sahabat sejati dibahas di tema Tentang Anak dan Keluarga.

Selanjutnya tema Tentang Harapan, perempuan hebat bukanlah perempuan yang berdiri di belakang laki-laki hebat.Tetapi, perempuan hebat adalah perempuan yang mampu berdiri berdampingan, berjuang bersama-sama kaum laki-laki sesuai dengan perannya.Dikisah inspirasi, ada ide yang ditakdirkan memiliki keterbatasan menoreh prestasi.

Kerinduan Baitullah, kehilangan dari sebuah bencana Garut hingga waktu kehidupan dikupas di tema Tentang Kehidupan.

Sebagai seorang Permimpin bagi keluarga, inilah pesan Kang Emil yang selalu disampaikan kepada anak-anaknya, “Musuh terberat dalam hidup ini adalah dirimu sendiri, karenanya lawanlah dan capai impianmu. “Kisah ini merupakan bagian dari tema Tentang Pemimpin.Pada sejarah, setiap kita adalah pemimpin.Karena pemimpin itu bukan saja pemimpin bagi orang lain, bagi organisasi, tapi juga bagi diri sendiri.Karenanya pimpinlah diri sendiri dengan bijaksana, Sebab, Setiap langkah adalah sejarah yang tidak bisa dihapuskan.

Ada ciri pemimpin serta arti merdeka bagi Atalia, saat para pemimpin negeri tidak ada jarak dengan rakyatnya.Saat keadilan ditegakkan, saat bisa memiliki kebebasan untuk berkiprah mengepreksikan diri. Dibuku ini juga diurai tema Tentang Kota Tercinta, Tentang Media Sosial dan diakhiri tema Tentang Kebahagian.

Ada banyak peristiwa terjadi. Banyak yang menginspirasi. Tentang cinta, tentang kehidupan, tentang pemimpin, tentang kota tercinta, tentang harapan, tentang kehidupan,tentang kebahagiaan, dan sekelumit kehidupan dalam dunia yang serba modern.

JUDUL:CATATAN KECIL TENTANG CINTA

PENULIS:ATALIA PRARATYA

PENERBIT:ESENSI

TERBIT:2019

TEBAL:X + 163 HALAMAN

Most Read Articles

esis emir