Dipublikasikan pada: 05 Jun 2026

Sumber: Envato
Setiap 5 Juni, dunia memperingati Hari Lingkungan Hidup sebagai pengingat penting bahwa menjaga Bumi adalah tanggung jawab bersama di tengah berbagai tantangan lingkungan. Salah satunya adalah sampah plastik.
Menurut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Indonesia menghasilkan sekitar 56–64 juta ton sampah per tahun dan sekitar 18–20% di antaranya merupakan sampah plastik. Bayangkan jika ini tidak ditanggulangi segera, pencemaran lingkungan pun akan makin parah.
Namun, kondisi ini bukan tanpa harapan. Kabar baiknya, Sahabat Erlangga bisa mulai melakukan perubahan di rumah melalui kebiasaan kecil sehari-hari. Jika semua orang melakukannya bersama-sama secara konsisten, langkah kecil ini dapat menekan jumlah sampah plastik yang mencemari lingkungan.
Kelola Sampah dengan Lebih Cermat dan Bertanggung Jawab
Mengurangi pemakaian plastik dalam kehidupan sehari-hari saja tidak cukup. Kita perlu mencari cara untuk mengelola sampah dengan benar.
Coba mulai dengan memilah sampah organik dan anorganik di rumah. Kemudian, untuk sampah plastik yang masih layak, kita bisa menyetorkannya ke bank sampah terdekat atau mengumpulkannya untuk didaur ulang.
Kebiasaan memilah sampah akan membuat pengelolaan limbah menjadi lebih efektif jika kita melakukannya dengan konsisten. Terlebih lagi, beberapa jenis sampah plastik bisa diolah kembali menjadi kerajinan atau barang yang lebih bermanfaat. Jadi, kebiasaan sederhana ini bisa menekan jumlah sampah di tempat pembuangan akhir.

Sumber: Envato
Tanamkan Kebiasaan Peduli Lingkungan dalam Keluarga
Sebuah kebiasaan akan lebih mudah dilakukan jika sudah mengakar dalam diri. Itulah sebabnya, Sahabat Erlangga bisa mulai menjaga lingkungan, mulai dari lingkungan keluarga. Ajak semua anggota keluarga untuk lebih bijak dalam menggunakan plastik. Tanamkan pada diri pentingnya menjaga kebersihan rumah.
Anak-anak bisa mulai belajar dan membiasakan diri untuk membuang sampah pada tempatnya. Lalu, biasakan mereka untuk membawa botol minum sendiri ke sekolah atau ketika bepergian.
Dengan membiasakan diri untuk melakukan itu sejak awal, akan tumbuh rasa peduli terhadap lingkungan. Dengan begitu, kepedulian terhadap lingkungan akan tumbuh secara alami dalam keseharian.
Untuk menjadi pahlawan bumi, kita tidak perlu menunggu dewasa atau melakukan hal besar. Mulai dari hari ini, kita bisa melakukan tindakan-tindakan sederhana dari rumah dengan mengurangi penggunaan sampah plastik. Dengan begitu, lingkungan pun akan tetap lestari.
Referensi:
1. Kementerian Lingkungan Hidup/Balai Pengendalian Lingkungan Hidup. HLH 2025: Anak Muda Bicara, Polusi Plastik Harus Segera Berakhir. https://kemenlh.go.id/news/detail/hlh-2025-anak-muda-bicara-polusi-plastik-harus-segera-berakhir
2. UN Environment Programme. Plastic Polution. https://www.unep.org/plastic-pollution