Dipublikasikan pada: 22 May 2026

Sumber: Envato
Saat kamu mendengar soal kekayaan alam Indonesia, mungkin kamu langsung terbayang hutan tropis hijau yang membentang luas.
Padahal, Indonesia juga memiliki kekayaan maritim yang luar biasa. Wilayah perairannya yang mencapai 5,8 juta km² membuat Indonesia menyimpan beragam kehidupan bawah laut yang sangat kaya. Bahkan, Indonesia juga menjadi bagian dari Segitiga Terumbu Karang, kawasan yang dikenal memiliki keanekaragaman hayati laut tertinggi di dunia.
Hari Keanekaragaman Hayati yang diperingati setiap 22 Mei ini menjadi momen yang tepat bagi kamu untuk mengenal lebih dekat tentang Segitiga Terumbu Karang. Kawasan ini disebut-sebut sebagai pusat kehidupan bawah laut dunia.
Segitiga Terumbu Karang, Kawasan Laut dengan Keanekaragaman Tertinggi di Dunia
Segitiga Terumbu Karang atau disebut juga Coral Triangle adalah sebuah kawasan perairan yang mencakup enam negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Papua Nugini, Timor Leste, dan Kepulauan Solomon. Dengan luas mencapai 6 juta km², kawasan ini mendapat julukan Amazon of the Seas. Pasalnya, Segitiga Terumbu Karang menyimpan 76% spesies karang dunia dan ribuan jenis ikan laut.
Menariknya lagi, sebagian besar kawasan tersebut berada di perairan Indonesia. Di bawah laut negara kita, terumbu karang ini menjadi rumah bagi berbagai biota laut. Mereka menjadikannya tempat berlindung, mencari makan, dan berkembang biak.
Dengan beragam bentuk dan warna, terumbu karang cantik itu juga membantu melindungi pantai dari abrasi (pengikisan pantai karena gelombang dan pasang surut air laut). Selain itu, ekosistem bawah laut ini juga mendukung kehidupan masyarakat, khususnya di bagian pesisir, yang sangat bergantung pada hasil laut.
Mengapa Indonesia Menjadi Jantung Koral Dunia
Berada di antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik membuat perairan Indonesia kaya akan arus dan nutrisi alami. Belum lagi, kondisi laut tropisnya yang hangat juga mendukung pertumbuhan terumbu karang.
Indonesia juga memiliki garis pantai yang sangat panjang. Selain itu, dengan ribuan pulau, terciptalah beragam habitat laut alami, tempat banyak spesies laut bisa hidup dan berkembang dengan baik.
Tak heran jika kekayaan maritim Indonesia membuat negara kita dikenal sebagai jantung koral dunia. Peran Indonesia pun sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut global.

Sumber: Envato
Peran Ekologis dan Tantangan Pelestarian
Meskipun Indonesia memiliki kekayaan maritim yang luar biasa, ekosistemnya mulai menghadapi berbagai ancaman. Sampah plastik, pencemaran laut, hingga perubahan iklim menjadi ancaman nyata bagi ekosistem bawah laut Indonesia.
Karena itu, agar kekayaan maritim Indonesia tetap lestari, kepedulian terhadap lingkungan perlu dimulai dari hal sederhana. Contohnya, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan membuang sampah pada tempatnya. Langkah kecil seperti ini bisa membantu melindungi ekosistem laut.
Indonesia bukan sekadar negara kepulauan. Negara ini juga rumah bagi salah satu ekosistem laut terpenting di dunia. Karena itu, menjaga laut bukan hanya tugas pemerintah atau peneliti, tetapi juga tanggung jawab kita bersama.
Referensi:
1. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia. http://www.maritim.go.id/uploads/magazine/20230712090137-2023-07-12magazine090134.pdf
2. WWF. https://wwf.panda.org/discover/knowledge_hub/where_we_work/coraltriangle/coraltrianglefacts/