Manfaat mendongeng bagi lansia ternyata beragam, mulai dari menjaga kesehatan otak hingga menciptakan momen hangat bersama keluarga.

Manfaat mendongeng bagi lansia ternyata beragam, mulai dari menjaga kesehatan otak hingga menciptakan momen hangat bersama keluarga.

Dipublikasikan pada: 29 May 2026

Sumber: Envato

Kalau kamu pernah mendengarkan dongeng dari kakek, nenek, atau orang tua saat kecil, momen itu mungkin masih terasa hangat hingga sekarang. Cerita sederhana sebelum tidur yang dilantunkan dengan suara hangat terasa begitu istimewa. Namun, siapa sangka, selain menyenangkan bagi anak-anak, aktivitas sederhana ini juga membawa manfaat bagi kesehatan otak lansia.

Momentum Hari Lanjut Usia setiap 29 Mei juga menjadi pengingat bahwa kebersamaan sederhana lewat dongeng bisa membawa dampak besar bagi kesehatan dan hubungan keluarga. Bahkan, mungkin tanpa disadari, cerita kecil di rumah bisa menjadi momen berharga bagi semua anggota keluarga.

Mendongeng, Cara Sederhana Menjaga Otak Tetap Aktif

Saat kakek dan nenek membacakan dongeng, otak mereka ternyata bekerja secara aktif. Lansia perlu mengingat kembali nama-nama tokoh, alur cerita, hingga detail kecil. Dengan begitu, cerita dapat disampaikan dengan runtut dan menarik. Karena itulah, mendongeng membantu melatih fokus, daya ingat, serta kemampuan berbahasa secara alami.

Mendongeng juga membuat lansia tetap aktif berbicara dan berinteraksi dengan orang di sekitar, sesuatu yang mungkin mulai jarang mereka lakukan seiring bertambahnya usia. Terlebih lagi, aktivitas ini dilakukan dengan menyenangkan dan santai sehingga terasa ringan. Kakek dan nenek pun bisa melakukannya tiap hari. 

Karena itulah, membaca dan bercerita sering dianggap sebagai aktivitas yang baik untuk membantu menjaga fungsi kognitif di usia senja.

Hangatnya Cerita, Hangatnya Hubungan Emosional

Mendongeng juga menghadirkan momen hangat dan emosional bagi lansia. Bayangkan ketika kakek atau nenek duduk bersama cucu sambil membacakan dongeng sebelum tidur. Respons polos dan antusiasme anak-anak sering kali menghadirkan kebahagiaan sederhana yang terasa hangat bagi mereka.

Kedekatan ini tampak sederhana, tetapi membuat lansia merasa lebih terhubung dan dihargai oleh keluarga. Tak hanya itu, mendongeng dapat mengurangi rasa kesepian. Suasana hati para lansia pun jadi lebih positif. Tak heran jika banyak kakek dan nenek merasa lebih bersemangat saat menghabiskan waktu bersama cucu melalui dongeng.

Sumber: Envato

Dongeng Menjadi Jembatan Antargenerasi

Ada banyak nilai kehidupan yang terkandung di balik dongeng dan kisah-kisah sederhana. Melalui dongeng, para lansia dapat menyampaikan pengalaman hidup, pesan moral, serta berbagai kebiasaan baik dengan cara yang ringan, menyenangkan, dan mudah dipahami.

Manfaat mendongeng bagi lansia lainnya adalah mempererat hubungan antargenerasi dalam keluarga. Lansia berbagi kisah dan pengalaman, sementara anak-anak belajar mendengarkan dan memahami nilai kehidupan. Karena itulah, dongeng bukan sekadar hiburan, tetapi juga cara sederhana untuk menjaga kedekatan antargenerasi di rumah.

Di tengah rutinitas yang makin sibuk, kamu bisa mulai meluangkan waktu untuk menghadirkan kembali kebiasaan mendongeng di rumah. Meski sederhana, kegiatan ini memiliki manfaat besar, mulai dari menjaga kesehatan otak lansia hingga menciptakan kenangan hangat bagi anak-anak.

 

Referensi:

  1. Halodoc. Lansia Sehat Bahagia: Kiat Aktif dan Mandiri di Usia Senja. https://www.halodoc.com/artikel/lansia-sehat-bahagia-kiat-aktif-dan-mandiri-di-usia-senja?srsltid=AfmBOooHiXbsbSNSBeq3g0KX9TyxNgX_utQRsshPdI4ceQmPBioiqDjf
  2. Sidaya. Manfaat Bercerita atau Mendongeng kepada Cucu untuk Lansia. https://sidaya.kemendukbangga.go.id/artikel/dimensi-lantang/manfaat-bercerita-atau-mendongeng-kepada-cucu-untuk-lansia

 

Tautan disalin
https://www.erlangga.co.id/berita-event/news/manfaat-mendongeng-untuk-kesehatan-otak-lansia

Rekomendasi Berita Lainnya