Dipublikasikan pada: 01 Jan 1970
Fenomena sosial yang terjadi di masyarakat saat ini yaitu food wastage atau pemborosan makanan. Sempat dilansir dari The Economist Intelligence Unit (EIU) bahwa Indonesia menempati posisi kedua di dunia sebagai penghasil food wastage. Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) pada tahun 2023, juga mencatat bahwa jenis sampah terbanyak yaitu berasal dari sisa makanan (40,8%) yang berasal dari limbah rumah tangga (49,7%).
Berdasarkan data banyaknya makanan sisa yang terbuang sangat berbanding terbalik dengan data kelaparan di Indonesia. Menurut survei yang dilakukan oleh Global Hunger Index (GHI) pada tahun 2023, menyatakan bahwa kasus kelaparan di Indonesia berada pada posisi kedua di antara negara-negara Asia Tenggara. Walaupun tingkat kelaparan Indonesia menurun dibandingkan dengan tahun sebelumnya dan masuk kedalam kategori kelaparan “sedang”.
Melihat data-data diatas, program mengurangi food wastage sedang gencar dilakukan. Hal ini sebagai langkah awal yang di mulai dari diri sendiri untuk lebih aware terhadap lingkungan sekitar dan juga kepekaan sosial yang terjadi di masyarakat.
Tips Mengurangi Food Wastage